Mengenal Jalur Alternative Extream Cangar Mojokerto



Pemandangan Cangar
Saat mendengar kata-kata Cangar, niscaya orang akan berfikiran mengenai wisata pemandian air panasnya. Tetapi di sisi lain cangar yang masih berada pada area Hutan Raya R Soeryo bila ditinjau menurut segi keanekaragam hayatinya sungguh menajubkan. Terbukti Dari Lebat Nya Hutan dengan cuaca suhu yang dingin.

    Sebagian masyarakat surabaya,batu,malang dan sekitarnya niscaya tau dong jalur alternative cangar ini, yang terkenal karena selain menjadi jalur alternative jalur ini pula menyuguhkan lokal wisata yang menjanjikan ditambah cuaca dinginnya udara di wilayah gunung welirang ini. Tapi tau kah kalian bahwa pada jalur cangar ini menyimpan banyak sekali tempat indah sekaligus rahasia di dalamnya

    Apabila kalian melewati jalur cangar ini selain disuguhkan dengan pemandang yang hijau kalian juga akan melewati area pariwisata berupa air terjun watu ondo dan pemandian air panas, tempat yang alami & jarang terjamah manusia menciptakan kesan alami semakin terasa, cocok buat kalian yg senang travelling nih gan harga yang ditarik oleh pengelola pun juga cukup terjangkau.

    Di sini terkenal dengan pemandian air panasnya karena merupakan wilayah kaki gunung welirang "welirang diambil berdasarkan istilah belerang" yg mengakibatkan munculnya sumber mata air panas di daerah sini dampak reaksi berdasarkan sulfur.


    Makanan khas cangar yang berada pada kabupaten mojokerto ini berupa nasi jagung tanpa iwak peyek umumnya warga  disini memadukannya dengan sate kelinci & sate jamur ditambah dengan minuman segar es tape ketan hitam
Makanan & minuman di banderol dengan harga terjangkau relatif 20rb per orang telah menikmati nasi jagung lengkap dengan minum.

     Rute cangar yg berada di bawah lereng gunung welirang ini mempunyai sejarah, seperti yang akan saya jelaskan dari rakyat sekitar rute ini adalah jalan kerajaan yg sepanjang jalannya banyak ditemukan mayat jaman peninggalan belanda
Selain itu juga dulunya merupakan lokasi pemandian prajurit dan jalur yg dipakai ketika era majapahit berkuasa gan & pada gunung welirang ini lah yang digunakan prajurit majapahit berlatih

     Dengan menggunakan kendaraan beroda empat menjadi alternatif transportasi untuk melintasi jalur ini menghabiskan saat kurang lebih 1,5 jam yg penuh menggunakan tantangan adrenalin.

    Perpaduan kelokan tajam dan tanjakan turunan dan ditambah kanan kiri jurang menambah kesan panorama indah suasana pengunungan yang extream buat melewati jalur ini.



   Tidak sedikit juga kendaraan yg melewati jalanan ini mengalami rem blong serta mesin panas & tak jarang juga menyebabkan kecelakaan hingga merenggut korban jiwa.


Pada setiap Weekend jalur ini selalu di[padati para pengguna kendaran bermotor. terdapat juga tim SAR yangg berjaga & ditambah sukarelawan warga yang turut membantu orang yg kesulitan dalam melewati jalur angker ini.

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Thanks for your comment